Tuesday, September 10, 2013

STANDAR OPERATING PROCEDURE (SOP)



STANDAR OPERATING PROCEDURE (SOP)
Pemasangan infus untuk memberikan obat/cairan melalui parenteral
Tujuan  Melaksanakan fungsi kolaborasi dengan dokter
Nama  :Samuel sahadula
Nim     :PO. 717120171013082
No
Prosedur Kerja
Nilai
0
1
2
ket
1
Fase Prainteraksi




A.      Mengecek status pasien
B.      Mencuci tangan
C.      Menyiapkan alat dan bahan:
·         Standar Infus.
·         Set tranfusi.
·         Botol berisi cairan NaCl 0,9 %.
·         Produk darah yang benar sesuai program medis.
·         Pengalas.
·         Torniket.
·         Kapas alkohol.
·         Plester.
·         Gunting.
·         Kasa steril
·         Betadine
·         Sarung tangan.





2
Fase Orientasi





A.       Memberikan salam dan sapa nama pasien
B.       Menjelaskan tujuan dan prosedur pelaksanaan
C.       Menanyakan persetujuan atau kesiapan pasien




3
a
3.
Fase kerja
·         Gantung larutan NaCl 0,9 % dalam botol untuk digunakan setelah tranfusi darah.
·         Gunakan selang infus yang mempunya filter (selang Y atau tunggal).
·         Lakukan pemberian infus NaCl 0,9 % (lihat prosedur pemasangan infus) terlebih dahulu sebelum pemberian ranfusi darah.
·         Sebelum dilakukan tranfusi darah terlebih dahulu memeriksa identifikasi kebenaran produk darah: periksa kompatibilitas dalam kantong darah, periksa kesesuaian dengan identifikasi pasien, periksa kadaluwarsa, dan periksa adanya bekuan.
·         Buka set pemberian darah.
    • Untuk selan Y, atur ketiga klem.
    • Untuk selang tunggal, klem pengatur pada posisi off.
·         Cara tranfusi darah dengan selang Y:
·         Tusuk kantong NaCl 0,9 %
·         Isi selang dengan NaCl 0,9 %
·         Buka klem pengatur pada selang Y dan hubungkan ke kantong NaCl 0,9 %.
·         Tutup/klem pada slang yang tidak digunakan.
·         Tekan/klem sisi balik dengan ibu jari dan jari telunjuk (biarkan ruang filter terisi sebagian).
·         Buka klem pengatur bagian bawah dan biarkan selang terisi NaCl 0,9 %.
·         Kantong darah perlahan-lahan dibalik-balik 1 – 2 kali agar sel-selnya tercampur. Kemudian tusuk kantong darah dan buka klem pada selang dan filter terisi darah.
·         Cara tranfusi darah dengan selang tunggal:
·         Tusuk kantong darah
·         Tekan sisi balik dengan ibu jari dan jari telunjuk (biarkan ruang filter terisi sebagian).
·         Buka klem pengatur biarkan selang terisi darah.
·         Hubungkan selang tranfusi ke kateter IV dengan membuka klem pengataur bawah.
·         Setelah darah masuk, pantau tanda vital setiap 5 menit selama 15 menit pertama, dan setiap 15 menit selama 1 jam berikutnya.
·         Setelah darah diinfuskan, bersihkan selang infus dengan NaCl 0,9 %.






4
Fase terminasi





A.       Melakukan evaluasi tindakan
B.       Berpamitan dengan klien
C.       Mencuci tangan
D.       Mencatat kegiatan dalam lembar kerja keperawatan







0 comments:

Post a Comment